•POLA HIDUP SEHAT MEMUTUS MATA RANTAI VIRUS CORONA
COVID-19 merupakan virus pernapasan. Artinya, Anda akan mengalami gejala terinfeksi virus Corona jika tersebut terhirup atau sampai tertelan masuk ke dalam tubuh. Jika seseorang yang terinfeksi virus, bersin di tangan mereka kemudian menjabat tangan Anda, maka Anda tidak akan tertular virus tersebut. Tetapi, jika setelah itu Anda menyentuh mulut, mata, atau hidung Anda, kemungkinan virus itu bisa masuk ke dalam tubuh. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau agar masyarakat tidak memandang remeh penyakit ini dan senantiasa melakukan tindakan pencegahan.
Berikut 5 cara pencegahan yang dapat orang tua lakukan agar penyebaran virus Corona tidak meluas, baik untuk Anda maupun keluarga di rumah:
1. Jadikan cuci tangan sebagai bagian rutinitas
Mencuci tangan adalah cara yang mudah, murah, dan efektif untuk mencegah penyebaran virus dan menjaga anak-anak dan orang dewasa tetap sehat. Cucilah tangan dengan air mengalir dengan sabun secara rutin setidaknya selama 20-30 detik, terutama sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh hewan, membuang sampah, atau berpergian, serta setelah batuk dan bersin. Cuci tangan juga sangat penting dilakukan sebelum menyusui bayi atau memerah ASI. Oh, ya! Pastikan seluruh bagian tangan dicuci hingga bersih, termasuk punggung tangan, pergelangan tangan, sela-sela jari, dan kuku. Lalu keringkan tangan menggunakan tisu, handuk bersih, atau mesin pengering tangan. Saat Anda menjadikan cuci tangan bagian dari rutinitas Anda, jangan lupa untuk ajarkan dan dampingi anak agar mereka menjadi terbiasa hidup sehat dan disiplin.
2. Jaga daya tahan tubuh dan jalankan pola hidup sehat
Virus Corona tidak akan bisa menginfeksi pada orang yang memiliki daya tahan tubuh kuat. Untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh keluarga di rumah, disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti sayur, buah, dan makanan berprotein; telur, ikan, dan daging tanpa lemak.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau untuk menjaga keamanan pangan dengan mencuci dahulu makanan mentah yang akan dimasak, menggunakan talenan dan pisau yang berbeda untuk daging mentah dan makanan yang dimasak, hewan yang sakit dan hewan yang telah mati karena penyakit tidak boleh dimakan. Bahkan WHO juga menyebutkan di daerah yang mengalami wabah, daging dapat dikonsumsi dengan aman jika dimasak dengan matang dan benar.
Selain itu, rutin berolahraga juga bisa menjaga daya tahan tubuh lho. Berolahraga tidak selalu dilakukan di luar ruangan, smartparents pun bisa melakukan olahraga di dalam ruangan seperti push up, sit up, jogging, squat, lompat tali, dan lain-lain.
Selanjutnya, tidur yang cukup dapat menjaga daya tahan tubuh menjadi optimal. Tidak merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol pun bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah dari penularan virus Corona.
3. Menjaga kebersihan lingkungan rumah
Hal ini dapat dilakukan mulai dari memerhatikan peralatan makanan dan mainan agar terjaga kebersihannya. Pastikan setiap ruangan dibersihkan secara rutin dan mendapat cahaya matahari dan udara yang cukup melalui ventilasi. Lalu, jangan biarkan sampah menumpuk dan mengganggu kesehatan keluarga smartparents, ya!
4. Menyediakan P3K dan peralatan kebersihan di rumah
Selain P3K seperti obat flu, batuk, demam, alkohol, sarung tangan latex, dan masker, perlengkapan kebersihan yang harus smartparents miliki di rumah untuk mencegah virus Corona yaitu sabun, tissue, handuk bersih. In case, sabun dan air tidak tersedia, smartparents bisa menyediakan pembersih tangan berbasis alkohol atau hand sanitizer yang memiliki setidaknya kandungan 60% alkohol, kemudian cuci tangan dengan sabun dan air sesegera mungkin.
5. Memberikan Edukasi Mengenai Tindakan yang Harus Dilakukan
Sebagai orang tua sepatutnya kita memberikan informasi akurat dan tidak membuat anggota keluarga, khususnya anak panik berlebihan yang berujung takut. Salah satunya, memberi tahu untuk menghindari interaksi dengan orang yang sedang batuk pilek. Karena tidak semua orang yang sedang batuk pilek memiliki kesadaran untuk membatasi interaksi dengan orang yang sehat.
Hal itu juga berlaku jika smartparents terkena batuk pilek, gunakan masker untuk mencegah penularan pada anak dan anggota keluarga lainnya. Lalu, jelaskan etika batuk atau bersin yang benar agar mencegah penyebaran suatu penyakit secara luas dan membuat kenyamanan pada orang disekitarnya.
Selanjutnya, bila ada anggota keluarga yang mengalami demam, batuk, dan pilek disertai sesak nafas, segera datangi rumah sakit atau fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
COVID-19 merupakan virus pernapasan. Artinya, Anda akan mengalami gejala terinfeksi virus Corona jika tersebut terhirup atau sampai tertelan masuk ke dalam tubuh. Jika seseorang yang terinfeksi virus, bersin di tangan mereka kemudian menjabat tangan Anda, maka Anda tidak akan tertular virus tersebut. Tetapi, jika setelah itu Anda menyentuh mulut, mata, atau hidung Anda, kemungkinan virus itu bisa masuk ke dalam tubuh. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau agar masyarakat tidak memandang remeh penyakit ini dan senantiasa melakukan tindakan pencegahan.
Berikut 5 cara pencegahan yang dapat orang tua lakukan agar penyebaran virus Corona tidak meluas, baik untuk Anda maupun keluarga di rumah:
1. Jadikan cuci tangan sebagai bagian rutinitas
Mencuci tangan adalah cara yang mudah, murah, dan efektif untuk mencegah penyebaran virus dan menjaga anak-anak dan orang dewasa tetap sehat. Cucilah tangan dengan air mengalir dengan sabun secara rutin setidaknya selama 20-30 detik, terutama sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh hewan, membuang sampah, atau berpergian, serta setelah batuk dan bersin. Cuci tangan juga sangat penting dilakukan sebelum menyusui bayi atau memerah ASI. Oh, ya! Pastikan seluruh bagian tangan dicuci hingga bersih, termasuk punggung tangan, pergelangan tangan, sela-sela jari, dan kuku. Lalu keringkan tangan menggunakan tisu, handuk bersih, atau mesin pengering tangan. Saat Anda menjadikan cuci tangan bagian dari rutinitas Anda, jangan lupa untuk ajarkan dan dampingi anak agar mereka menjadi terbiasa hidup sehat dan disiplin.
Virus Corona tidak akan bisa menginfeksi pada orang yang memiliki daya tahan tubuh kuat. Untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh keluarga di rumah, disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, seperti sayur, buah, dan makanan berprotein; telur, ikan, dan daging tanpa lemak.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau untuk menjaga keamanan pangan dengan mencuci dahulu makanan mentah yang akan dimasak, menggunakan talenan dan pisau yang berbeda untuk daging mentah dan makanan yang dimasak, hewan yang sakit dan hewan yang telah mati karena penyakit tidak boleh dimakan. Bahkan WHO juga menyebutkan di daerah yang mengalami wabah, daging dapat dikonsumsi dengan aman jika dimasak dengan matang dan benar.
Selain itu, rutin berolahraga juga bisa menjaga daya tahan tubuh lho. Berolahraga tidak selalu dilakukan di luar ruangan, smartparents pun bisa melakukan olahraga di dalam ruangan seperti push up, sit up, jogging, squat, lompat tali, dan lain-lain.
Selanjutnya, tidur yang cukup dapat menjaga daya tahan tubuh menjadi optimal. Tidak merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol pun bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah dari penularan virus Corona.
3. Menjaga kebersihan lingkungan rumah
Hal ini dapat dilakukan mulai dari memerhatikan peralatan makanan dan mainan agar terjaga kebersihannya. Pastikan setiap ruangan dibersihkan secara rutin dan mendapat cahaya matahari dan udara yang cukup melalui ventilasi. Lalu, jangan biarkan sampah menumpuk dan mengganggu kesehatan keluarga smartparents, ya!
4. Menyediakan P3K dan peralatan kebersihan di rumah
Selain P3K seperti obat flu, batuk, demam, alkohol, sarung tangan latex, dan masker, perlengkapan kebersihan yang harus smartparents miliki di rumah untuk mencegah virus Corona yaitu sabun, tissue, handuk bersih. In case, sabun dan air tidak tersedia, smartparents bisa menyediakan pembersih tangan berbasis alkohol atau hand sanitizer yang memiliki setidaknya kandungan 60% alkohol, kemudian cuci tangan dengan sabun dan air sesegera mungkin.
5. Memberikan Edukasi Mengenai Tindakan yang Harus Dilakukan
Sebagai orang tua sepatutnya kita memberikan informasi akurat dan tidak membuat anggota keluarga, khususnya anak panik berlebihan yang berujung takut. Salah satunya, memberi tahu untuk menghindari interaksi dengan orang yang sedang batuk pilek. Karena tidak semua orang yang sedang batuk pilek memiliki kesadaran untuk membatasi interaksi dengan orang yang sehat.
Hal itu juga berlaku jika smartparents terkena batuk pilek, gunakan masker untuk mencegah penularan pada anak dan anggota keluarga lainnya. Lalu, jelaskan etika batuk atau bersin yang benar agar mencegah penyebaran suatu penyakit secara luas dan membuat kenyamanan pada orang disekitarnya.
Selanjutnya, bila ada anggota keluarga yang mengalami demam, batuk, dan pilek disertai sesak nafas, segera datangi rumah sakit atau fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.



Komentar
Posting Komentar